Sterilisasi etilen oksida

Yang umumoksida etilenProses sterilisasi menggunakan proses vakum, umumnya menggunakan etilen oksida murni 100% atau gas campuran yang mengandung 40% hingga 90%oksida etilen(misalnya: dicampur dengan)karbon dioksidaatau nitrogen).

Sifat-sifat Gas Etilen Oksida

Sterilisasi dengan etilen oksida merupakan metode sterilisasi suhu rendah yang relatif andal.Etilen oksidamemiliki struktur cincin tiga anggota yang tidak stabil dan karakteristik molekulnya yang kecil, yang membuatnya sangat mudah ditembus dan aktif secara kimiawi.

Etilen oksida adalah gas beracun yang mudah terbakar dan meledak, yang mulai mengalami polimerisasi pada suhu di atas 40°C, sehingga sulit untuk disimpan. Untuk meningkatkan keamanan,karbon dioksidaatau gas inert lainnya biasanya digunakan sebagai pengencer untuk penyimpanan.

Mekanisme dan karakteristik sterilisasi etilen oksida

Prinsipoksida etilenSterilisasi terutama terjadi melalui reaksi alkilasi non-spesifik dengan protein mikroba, DNA, dan RNA. Reaksi ini dapat menggantikan atom hidrogen yang tidak stabil pada protein mikroba untuk membentuk senyawa dengan gugus hidroksietil, menyebabkan protein kehilangan gugus reaktif yang dibutuhkan dalam metabolisme dasar, sehingga menghambat reaksi kimia dan metabolisme normal protein bakteri, dan pada akhirnya menyebabkan kematian mikroorganisme.

Keunggulan Sterilisasi Gas Etilen Oksida

1. Sterilisasi dapat dilakukan pada suhu rendah, dan barang-barang yang sensitif terhadap suhu dan kelembapan dapat disterilkan.

2. Efektif terhadap semua mikroorganisme, termasuk semua mikroorganisme dalam spora bakteri.

3. Kemampuan penetrasi yang kuat, sterilisasi dapat dilakukan dalam keadaan terkemas.

4. Tidak menyebabkan korosi pada logam.

5. Cocok untuk sterilisasi barang-barang yang tidak tahan terhadap suhu tinggi atau radiasi, seperti alat medis, produk plastik, dan bahan kemasan farmasi. Produk bubuk kering tidak disarankan untuk disterilisasi menggunakan metode ini.


Waktu posting: 19 Desember 2024