Gas Khusus
-
Sulfur Tetrafluorida (SF4)
Nomor EINECS: 232-013-4
Nomor CAS: 7783-60-0 -
Nitrogen Oksida (N2O)
Nitrogen monoksida, juga dikenal sebagai gas tertawa, adalah bahan kimia berbahaya dengan rumus kimia N2O. Gas ini tidak berwarna dan berbau manis. N2O adalah oksidan yang dapat mendukung pembakaran dalam kondisi tertentu, tetapi stabil pada suhu ruangan dan memiliki efek anestesi ringan, serta dapat membuat orang tertawa. -
Karbon Tetrafluorida (CF4)
Karbon tetrafluorida, juga dikenal sebagai tetrafluorometana, adalah gas tidak berwarna pada suhu dan tekanan normal, tidak larut dalam air. Gas CF4 saat ini merupakan gas etsa plasma yang paling banyak digunakan dalam industri mikroelektronika. Gas ini juga digunakan sebagai gas laser, pendingin kriogenik, pelarut, pelumas, bahan isolasi, dan pendingin untuk tabung detektor inframerah. -
Sulfuril Fluorida (F2O2S)
Sulfuril fluorida SO2F2, gas beracun, terutama digunakan sebagai insektisida. Karena sulfuril fluorida memiliki karakteristik difusi dan permeabilitas yang kuat, insektisida spektrum luas, dosis rendah, jumlah residu rendah, kecepatan insektisida cepat, waktu dispersi gas singkat, mudah digunakan pada suhu rendah, tidak berpengaruh pada tingkat perkecambahan dan toksisitas rendah, maka semakin banyak digunakan di gudang, kapal kargo, bangunan, bendungan waduk, pencegahan rayap, dll. -
Silana (SiH4)
Silana SiH4 adalah gas terkompresi yang tidak berwarna, beracun, dan sangat aktif pada suhu dan tekanan normal. Silana banyak digunakan dalam pertumbuhan epitaksial silikon, bahan baku untuk polisilikon, silikon oksida, silikon nitrida, dll., sel surya, serat optik, pembuatan kaca berwarna, dan deposisi uap kimia. -
Oktafluorosiklobutana (C4F8)
Oktafluorosiklobutana C4F8, kemurnian gas: 99,999%, sering digunakan sebagai propelan aerosol makanan dan gas medium. Sering digunakan dalam proses PECVD (Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition) semikonduktor, C4F8 digunakan sebagai pengganti CF4 atau C2F6, digunakan sebagai gas pembersih dan gas etsa dalam proses semikonduktor. -
Nitrogen monoksida (NO)
Gas nitrogen monoksida adalah senyawa nitrogen dengan rumus kimia NO. Gas ini tidak berwarna, tidak berbau, beracun, dan tidak larut dalam air. Nitrogen monoksida sangat reaktif secara kimia dan bereaksi dengan oksigen membentuk gas korosif nitrogen dioksida (NO₂). -
Hidrogen Klorida (HCl)
Gas hidrogen klorida (HCl) adalah gas tidak berwarna dengan bau menyengat. Larutan airnya disebut asam klorida, juga dikenal sebagai asam hidroklorida. Hidrogen klorida terutama digunakan untuk membuat pewarna, rempah-rempah, obat-obatan, berbagai klorida, dan penghambat korosi. -
Heksafluoropropilena (C3F6)
Heksafluoropropilena, dengan rumus kimia C3F6, adalah gas tidak berwarna pada suhu dan tekanan normal. Senyawa ini terutama digunakan untuk pembuatan berbagai produk kimia halus yang mengandung fluorin, zat perantara farmasi, bahan pemadam kebakaran, dan lain-lain, serta dapat juga digunakan untuk pembuatan bahan polimer yang mengandung fluorin. -
Amonia (NH3)
Amonia cair/amonia anhidrat merupakan bahan baku kimia penting dengan berbagai macam aplikasi. Amonia cair dapat digunakan sebagai zat pendingin. Penggunaan utamanya adalah untuk memproduksi asam nitrat, urea, dan pupuk kimia lainnya, serta dapat juga digunakan sebagai bahan baku untuk obat-obatan dan pestisida. Dalam industri pertahanan, amonia cair digunakan untuk membuat propelan roket dan rudal.





