Produk
-
Oksigen (O2)
Oksigen adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Ini adalah bentuk unsur oksigen yang paling umum. Dari segi teknologi, oksigen diekstraksi dari proses pencairan udara, dan oksigen di udara mencapai sekitar 21%. Oksigen adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau dengan rumus kimia O2, yang merupakan bentuk unsur oksigen yang paling umum. Titik lelehnya adalah -218,4°C, dan titik didihnya adalah -183°C. Oksigen tidak mudah larut dalam air. Sekitar 30 mL oksigen dilarutkan dalam 1 L air, dan oksigen cair berwarna biru langit. -
Sulfur Dioksida (SO2)
Sulfur dioksida (sulfur dioksida) adalah oksida sulfur yang paling umum, sederhana, dan paling mudah menguap dengan rumus kimia SO2. Sulfur dioksida adalah gas tidak berwarna dan transparan dengan bau yang menyengat. Larut dalam air, etanol, dan eter, sulfur dioksida cair relatif stabil, tidak aktif, tidak mudah terbakar, dan tidak membentuk campuran eksplosif dengan udara. Sulfur dioksida memiliki sifat pemutih. Sulfur dioksida umumnya digunakan dalam industri untuk memutihkan pulp, wol, sutra, topi jerami, dll. Sulfur dioksida juga dapat menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri. -
Etilen Oksida (ETO)
Etilen oksida adalah salah satu eter siklik paling sederhana. Ini adalah senyawa heterosiklik. Rumus kimianya adalah C2H4O. Ini adalah karsinogen beracun dan produk petrokimia penting. Sifat kimia etilen oksida sangat aktif. Ia dapat mengalami reaksi adisi pembukaan cincin dengan banyak senyawa dan dapat mereduksi perak nitrat. -
1,3 Butadiena (C4H6)
1,3-Butadiena adalah senyawa organik dengan rumus kimia C4H6. Senyawa ini berupa gas tidak berwarna dengan bau aromatik ringan dan mudah dicairkan. Toksisitasnya rendah dan mirip dengan etilena, tetapi dapat menyebabkan iritasi kuat pada kulit dan selaput lendir, serta memiliki efek anestesi pada konsentrasi tinggi. -
Hidrogen (H2)
Hidrogen memiliki rumus kimia H2 dan berat molekul 2,01588. Pada suhu dan tekanan normal, hidrogen adalah gas yang sangat mudah terbakar, tidak berwarna, transparan, tidak berbau, dan tidak berasa yang sulit larut dalam air, dan tidak bereaksi dengan sebagian besar zat. -
Neon (Ne)
Neon adalah gas mulia yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mudah terbakar dengan rumus kimia Ne. Biasanya, neon dapat digunakan sebagai gas pengisi untuk lampu neon berwarna pada tampilan iklan luar ruangan, dan juga dapat digunakan untuk indikator cahaya visual dan pengaturan tegangan. Serta sebagai komponen campuran gas laser. Gas mulia seperti Neon, Kripton, dan Xenon juga dapat digunakan untuk mengisi produk kaca guna meningkatkan kinerja atau fungsinya. -
Karbon Tetrafluorida (CF4)
Karbon tetrafluorida, juga dikenal sebagai tetrafluorometana, adalah gas tidak berwarna pada suhu dan tekanan normal, tidak larut dalam air. Gas CF4 saat ini merupakan gas etsa plasma yang paling banyak digunakan dalam industri mikroelektronika. Gas ini juga digunakan sebagai gas laser, pendingin kriogenik, pelarut, pelumas, bahan isolasi, dan pendingin untuk tabung detektor inframerah. -
Sulfuril Fluorida (F2O2S)
Sulfuril fluorida SO2F2, gas beracun, terutama digunakan sebagai insektisida. Karena sulfuril fluorida memiliki karakteristik difusi dan permeabilitas yang kuat, insektisida spektrum luas, dosis rendah, jumlah residu rendah, kecepatan insektisida cepat, waktu dispersi gas singkat, mudah digunakan pada suhu rendah, tidak berpengaruh pada tingkat perkecambahan dan toksisitas rendah, maka semakin banyak digunakan di gudang, kapal kargo, bangunan, bendungan waduk, pencegahan rayap, dll. -
Silana (SiH4)
Silana SiH4 adalah gas terkompresi yang tidak berwarna, beracun, dan sangat aktif pada suhu dan tekanan normal. Silana banyak digunakan dalam pertumbuhan epitaksial silikon, bahan baku untuk polisilikon, silikon oksida, silikon nitrida, dll., sel surya, serat optik, pembuatan kaca berwarna, dan deposisi uap kimia. -
Oktafluorosiklobutana (C4F8)
Oktafluorosiklobutana C4F8, kemurnian gas: 99,999%, sering digunakan sebagai propelan aerosol makanan dan gas medium. Sering digunakan dalam proses PECVD (Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition) semikonduktor, C4F8 digunakan sebagai pengganti CF4 atau C2F6, digunakan sebagai gas pembersih dan gas etsa dalam proses semikonduktor. -
Nitrogen monoksida (NO)
Gas nitrogen monoksida adalah senyawa nitrogen dengan rumus kimia NO. Gas ini tidak berwarna, tidak berbau, beracun, dan tidak larut dalam air. Nitrogen monoksida sangat reaktif secara kimia dan bereaksi dengan oksigen membentuk gas korosif nitrogen dioksida (NO₂). -
Hidrogen Klorida (HCl)
Gas hidrogen klorida (HCl) adalah gas tidak berwarna dengan bau menyengat. Larutan airnya disebut asam klorida, juga dikenal sebagai asam hidroklorida. Hidrogen klorida terutama digunakan untuk membuat pewarna, rempah-rempah, obat-obatan, berbagai klorida, dan penghambat korosi.





